Momen Mengharukan PDP di Banjar Negatif Corona Di Hari Ulangtahun

Berita master – Kendati berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), menjalani perawatan di ruang isolasi bukan sesuatu yang mudah. Lebih dari 14 hari diisolasi, yang jadi teman bicara hanya perawat. Rasa bosan kerap kali menyergap.
Setidaknya itu yang dirasakan oleh seorang PDP warga Kota Banjar, Cinta Aditia.

Perempuan 22 tahun ini keluar dari ruang isolasi RSUD Banjar setelah menjalani perawatan selama 18 hari, Minggu (12/4/2020). Dia dinyatakan sembuh dan hasil pemeriksaan swab menyatakan dirinya negatif infeksi COVID-19.

Yang menarik hasil pemeriksaan swab negatif itu diterima bersamaan dengan hari ulang tahunnya. Hasil negatif COVID-19 seakan menjadi kado indah di hari bahagianya.

Kebahagiaan itu juga dilengkapi dengan kejutan kue ulang tahun yang diberikan oleh tim medis RSUD Kota Banjar.

Momen Mengharukan PDP di Banjar Negatif Corona Di Hari Ulangtahun

Rekaman video mengharukan saat petugas medis RSUD Banjar memberikan kejutan kue ulang tahun kepada Cinta, tersebar di media sosial. Tak ayal ratusan netizen dibuat terharu karenanya. Pada video itu terlihat Cinta berlinang air mata saat disuruh meniup lilin pada kue yang dipegang petugas medis berpakaian “astronot”.

“Ya itu kemarin hari Minggu, sebelum saya menerima hasil swab test dan akhirnya diperbolehkan pulang,” kata Cinta via ponsel, Senin (13/4/2020). Moment ini menjadi Momen Mengharukan PDP di Banjar Negatif Corona Di Hari Ulangtahun

Dia mengatakan senang dirawat oleh petugas medis RSUD Banjar yang ramah. “Dirawat 18 hari di ruang isolasi itu membosankan. Untung para perawatnya baik, jadi ada teman ngobrol. Apalagi sampai dikasih kejutan ulang tahun, pokoknya terimakasih untuk RSUD Banjar,” kata Cinta. Dia juga mengatakan seluruh biaya selama perawatan gratis.

Ikhwal dirinya menjadi PDP, Cinta mengatakan pada tanggal 27 Maret 2020 lalu dia merasakan gejala batuk dan sedikit sesak. Dia juga memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

“Saya lalu dirawat di ruang isolasi karena berstatus PDP. Awalnya saya merasa sedih, tapi akhirnya saya jalani saja. Alhamdulillah sembuh dan hasilnya negatif,” kata Cinta.

Cinta berpesan agar pasien yang menghuni ruang isolasi bisa menjalaninya dengan tabah dan selalu membangun pikiran positif dan optimistis. “Pokoknya tetap semangat, jangan sampai “down”. Yakin kita pasti sembuh,” pungkas Cinta.

Baca juga : 1 Bocah dari Suku Pedalaman Amazon Meninggal Usai Terinfeksi Corona

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *